Cari kebutuhannya
Seseorang sedang butuh produk atau jasa seperti yang Anda jual. Dia tidak langsung bertanya ke teman. Dia membuka Google dan mengetik kebutuhannya, lengkap dengan nama kotanya.
Untuk pemilik usaha yang jualan lewat WhatsApp dan Instagram
Calon pembeli sekarang mencari produk dan jasa lewat Google dan AI.
Calon pembeli langsung lihat harga, contoh hasil kerja, dan cara pesan. Tidak perlu tanya dulu.
Kita cari nama usaha Anda di Google bersama-sama. Tidak ada kewajiban pesan.
Usaha nyata. Cerita yang berarti.
Usaha berjalan. Pelanggan baru?
Usaha Anda mungkin masih jalan. Pelanggan lama masih pesan, chat masih masuk, dan selama ini semuanya terasa cukup tanpa website.
Tapi coba perhatikan satu hal: dari mana pelanggan baru Anda datang bulan ini? Kalau kebanyakan dari kenalan dan pelanggan lama, berarti orang yang belum kenal Anda hampir tidak pernah menemukan usaha Anda.
Masalahnya bukan di produk atau pelayanan Anda. Cara orang memilih sudah berubah. Sebelum menghubungi siapa pun, calon pembeli sekarang mencari dulu di Google, membandingkan beberapa pilihan, dan makin sering bertanya ke AI. Mereka lalu menghubungi usaha yang informasinya paling jelas.
Kalau usaha Anda tidak muncul saat mereka mencari, Anda tidak pernah masuk ke daftar pilihan mereka. Anda juga tidak pernah tahu mereka ada.
Sebelum mereka menghubungi Anda
Calon pembeli langsung lihat harga, contoh hasil kerja, dan cara pesan. Tidak perlu tanya dulu.
Coba tulis nama usaha Anda, lalu bandingkan hasil ilustrasinya.
Lihat Metode Jawab DuluanInstagraminstagram.com/usahaanda
Promo minggu lalu dan story lama. Belum ada info harga, contoh hasil kerja, atau cara pesan.
Tidak ada hasil lain yang menjelaskan siapa Anda.
Nama usaha Anda
usahaanda.comSiapa pemiliknya, sudah mengerjakan apa saja, berapa harganya, dan satu tombol untuk langsung chat.
Chat di WhatsApp (ilustrasi tombol)instagram.com/usahaanda · Nama usaha Anda
02 / Cara calon pembeli memilih
Seseorang sedang butuh produk atau jasa seperti yang Anda jual. Dia tidak langsung bertanya ke teman. Dia membuka Google dan mengetik kebutuhannya, lengkap dengan nama kotanya.
Dari hasil pencarian, dia membuka dua atau tiga usaha. Dia melihat siapa pemiliknya, contoh hasil kerjanya, kisaran harganya, dan cara memesannya. Kalau masih ragu, dia bertanya ke ChatGPT, misalnya: "rekomendasi jasa renovasi rumah di Semarang yang harganya jelas."
Setelah itu, dia mengirim chat ke satu usaha saja: usaha yang paling mudah dia pahami.
Kalau usaha Anda tidak muncul di salah satu langkah tadi, Anda tidak pernah tahu calon pembeli itu ada. Tidak ada chat masuk, tidak ada penolakan, tidak ada tanda apa pun. Dia hanya memilih usaha lain.
Pembelinya berubah
Generasi yang sejak remaja sudah memegang ponsel sekarang sudah bekerja dan punya penghasilan sendiri. Mereka membeli untuk diri sendiri, untuk keluarga, dan sebagian ikut memilih penyedia jasa untuk kantornya.
Cara mereka memilih berbeda dari pembeli generasi sebelumnya:
Pembeli seperti ini akan terus bertambah setiap tahun. Usaha yang tidak ikut berubah tetap punya pelanggan lama. Tapi pelanggan barunya pelan-pelan berkurang.
03 / Google, AI, dan usaha Anda
Makin banyak orang bertanya ke AI seperti ChatGPT, Gemini, atau fitur AI di Google sebelum memilih usaha. AI mengambil jawaban dari website yang ada di internet.
Chat WhatsApp Anda hanya bisa dibaca oleh Anda dan pelanggan Anda. Postingan Instagram jarang menuliskan layanan, area, harga, dan cara pesan dengan rapi. Akibatnya, AI hampir tidak punya informasi tentang usaha Anda.
Di website, semua informasi usaha Anda tertulis lengkap di satu tempat: siapa Anda, apa yang Anda jual, untuk siapa, di area mana, berapa kisaran harganya, dan bagaimana cara memesan. Calon pembeli, Google, dan AI bisa membacanya sekaligus.
Website tidak menjamin usaha Anda langsung disebut AI. Tapi tanpa website, peluang usaha Anda disebut AI jauh lebih kecil.
Yang tidak terlihat di notifikasi
Tidak ada notifikasi yang memberi tahu "hari ini tiga calon pembeli memilih kompetitor Anda". Penjualan juga jarang turun drastis dalam sebulan.
Yang terjadi justru pelan-pelan: chat dari pelanggan baru makin jarang, sementara Anda mengira pasar sedang sepi atau Instagram sedang sepi. Padahal sebagian calon pembeli itu mungkin sudah pindah ke usaha yang lebih mudah ditemukan.
Instagram dan marketplace itu seperti rumah sewaan: aturannya ditentukan pemilik platform, bukan Anda. Postingan Anda bisa tenggelam dalam semalam. Website adalah rumah Anda sendiri: isinya Anda yang tentukan.
Informasi dulu, baru percakapan
Selama ini cara jualan Anda begini: calon pembeli bertanya, Anda menjawab, lalu terjadi closing. Cara ini berhasil kalau calon pembeli mau bertanya duluan.
Sekarang makin banyak calon pembeli yang tidak mau bertanya dari awal. Mereka ingin jawabannya sudah ada: siapa Anda, seperti apa hasil kerja Anda, berapa kisaran harganya, dan bagaimana cara pesan. Kalau semua itu harus ditanyakan satu per satu lewat chat, sebagian dari mereka memilih usaha lain yang jawabannya sudah terlihat.
Membuat website asal jadi juga tidak menyelesaikan masalah ini. AI builder bisa membuat website dalam lima menit, tapi teksnya umum dan bisa dipakai usaha siapa saja. Calon pembeli menilai sebuah usaha serius atau tidak dari isi teksnya, bukan dari tampilan yang rapi.
04 / Cara saya mengerjakannya
Website yang saya buat disusun dari pertanyaan calon pembeli Anda, bukan dari template. Caranya tiga langkah:
Saya pelajari pertanyaan yang paling sering masuk ke WhatsApp Anda: soal harga, contoh hasil, lokasi, lama pengerjaan, dan keraguan sebelum pesan.
Setiap pertanyaan penting jadi satu bagian di website, ditulis dengan bahasa calon pembeli Anda. Anda baca dan setujui seluruh teksnya sebelum desain dikerjakan.
Setelah teksnya jelas, baru tampilannya dibuat. Calon pembeli membaca jawabannya dulu, lalu chat ke WhatsApp Anda dan sudah lebih yakin.
Google dan AI juga jadi punya informasi lengkap tentang usaha Anda.
Halo kak, ini jual apa aja ya?
Harganya berapa?
Ada contoh hasilnya?
Lokasinya di mana?
Calon pembeli membuka akun Instagram Anda, melihat promo bercampur story lama, lalu ragu. Kalaupun chat, mereka bertanya dari awal. Lebih sering, mereka tidak chat sama sekali.
Halo, saya sudah lihat websitenya. Mau pesan yang paket kedua, bisa mulai minggu ini?
Calon pembeli sudah membaca siapa Anda dan sudah melihat hasil kerja atau produk Anda sebelum chat. Kalau closing terasa lama, penyebabnya jarang karena Anda lambat membalas. Biasanya karena calon pembeli harus bertanya semuanya dari awal.
Keterangan: Contoh percakapan untuk ilustrasi, bukan pesan dari klien.
Website tidak menggantikan WhatsApp Anda. Closing tetap terjadi di sana, dan pelanggan lama tetap bisa chat seperti biasa.
05 / Hasil karya
Usaha yang berbeda, cerita yang berbeda. Website-nya juga harus begitu.
Eksportir sayur dataran tinggi dengan puluhan petani binaan di Jawa Tengah.
petanibahagiasalatiga.com ↗
Produsen hampers custom dan souvenir ulang tahun anak.
sellyhampers.net ↗
PROPERTY CONSULTANCY · JAKARTA & SERPONG
Konsultan dan pemasaran properti di Jakarta dan Serpong.
guthause.co.id ↗Foto & identitas merek dari website masing-masing. Klik untuk membuka website lengkap.
Biar jelas sejak awal
Website yang saya buat untuk Anda tidak akan mendatangkan pengunjung dengan sendirinya. Saya tidak menjanjikan posisi pertama di Google, dan tidak menjanjikan jumlah calon pembeli yang chat.
Saya juga tidak menjamin jumlah penjualan. Tidak ada pembuat website yang bisa mengendalikan hal itu, berapa pun harganya.
Yang saya kerjakan: halaman yang meyakinkan calon pembeli begitu mereka membukanya, entah mereka datang dari Google, dari AI, dari bio Instagram, atau dari link yang Anda kirim.
Cara mendatangkan pengunjung, lewat iklan atau optimasi Google, adalah pekerjaan terpisah. Kita bisa membahas arahnya saat konsultasi.
06 / Paket & harga
Anda tidak harus memutuskan sekarang. Kita bahas bersama di sepuluh menit pertama konsultasi.
Satu penawaran
Mulai dariRp500.000
1-3 hari kerja
Satu halaman untuk satu penawaran. Cocok kalau calon pembeli Anda sering bertanya:
"Ada link yang bisa saya lihat dulu sebelum chat?"
Yang Anda dapat:
Profil usaha seutuhnya
Mulai dariRp2.500.000
3-7 hari kerja
5-7 halaman untuk memperkenalkan usaha Anda secara utuh. Cocok kalau calon pembeli Anda sering bertanya:
"Ada profil perusahaannya? Mau saya teruskan ke atasan."
Yang Anda dapat:
Ini harga perkenalan selama daftar portofolio saya masih dibangun. Harga naik setiap kali 5 proyek selesai. Harga yang sudah disepakati tidak berubah sampai website Anda selesai.
Jelas sebelum mulai
Konsultasi dulu, tidak ada kewajiban pesan.
07 / Sebelum mulai
Silakan baca sesuai pertanyaan Anda.
WhatsApp dan Instagram Anda tidak perlu diganti. Website mengerjakan bagian yang berbeda: membuat orang yang belum kenal usaha Anda menemukan dan memercayai usaha Anda, sebelum mereka berani mengirim pesan pertama. Tanpa website, calon pembeli yang ragu biasanya pergi diam-diam. Mereka tidak mengeluh, jadi Anda tidak tahu berapa yang hilang.
Ukuran usaha tidak menentukan. Yang menentukan adalah apakah Anda masih butuh pelanggan baru dari orang yang belum kenal Anda. Kalau semua pelanggan Anda datang dari kenalan dan itu sudah cukup, mungkin belum waktunya. Kalau Anda ingin menjangkau orang di luar kenalan Anda, website membantu mereka menemukan dan memercayai usaha Anda.
Pelanggan lama tetap bisa menghubungi Anda lewat WhatsApp seperti biasa. Website ditujukan untuk calon pembeli baru. Kebiasaan mencari di Google sebelum membeli juga tidak hanya dimiliki anak muda.
Bisa. Tapi website baru butuh waktu untuk dikenali Google. Selama usaha Anda belum punya website, calon pembeli yang mencari produk atau jasa seperti milik Anda tetap menemukan pilihan lain. Harga perkenalan juga naik setiap 5 proyek selesai. Kalau Anda belum yakin, konsultasi dulu. Saya akan bilang terus terang kalau usaha Anda belum perlu website.
AI builder bisa membuat website dalam lima menit, tapi teksnya umum dan bisa dipakai usaha siapa saja. Saya menulis teks dari pertanyaan calon pembeli Anda sendiri, dan Anda menyetujuinya sebelum desain dikerjakan.
Tidak. Website tidak mendatangkan pengunjung dengan sendirinya, dan siapa pun yang menjamin penjualan sedang menjanjikan hal yang tidak bisa ia kendalikan. Yang saya kerjakan adalah membuat calon pembeli yakin begitu mereka membuka website Anda. Cara mendatangkan pengunjung kita bahas terpisah saat konsultasi.
Perbaikan kerusakan teknis dalam 30 hari setelah website online gratis. Perubahan isi setelah website diserahkan adalah layanan berbayar, per permintaan atau paket perawatan bulanan, dan harganya saya sebut sebelum Anda pesan. File website juga milik Anda, jadi Anda bebas meminta orang lain mengubahnya kapan saja.
Anda tidak perlu memutuskan sendiri sekarang. Landing page cocok untuk satu penawaran, company profile cocok untuk memperkenalkan usaha secara utuh. Kita tentukan bersama di sepuluh menit pertama konsultasi gratis.
Cari usaha Anda. Lihat pilihannya.
Konsultasi 30 menit lewat WhatsApp, gratis. Kita cari nama usaha Anda dan nama kompetitor Anda di Google bersama-sama, lalu lihat usaha mana yang lebih mudah dipilih calon pembeli. Dari situ, Anda bisa memutuskan sendiri apakah website perlu dibuat sekarang.
Tidak ada kewajiban pesan.
PS. Kalau hanya satu hal yang Anda ingat dari halaman ini: calon pembeli tidak akan bertanya ke usaha yang tidak mereka temukan. Cari nama usaha Anda di Google hari ini. Kalau hasilnya belum meyakinkan, mulai dari konsultasi gratis ini, sebelum harga perkenalan naik.